Kamis, 14 Agustus 2008

Kata2 bijak..

ROBERT STENBERG (AHLI SUCCESFUL INTELLIGENCES)
"Bila IQ yang berkuasa, ini karena kita membiarkannya berbuat demikian, dan bila kita membiarkannya berkuasa, kita telah memilih penguasa yang buruk"

SHANDEL
"Saat ini bahaya yang paling besar yang dihadapi umat manusia pada zaman sekarang bukanlah ledakan bom atom, tetapi perubahan fitrah"


ROBERT K. COOPER
"Hati ini mengaktifkan nilai-nilai kita yang paling dalam, mengubahnya dari suatu yang kita fikir menjadi sesuatu yang kita jalani. Hati tahu hal-hal yang tidak, atau dapat diketahui oleh pikiran. Hati adalah sumber keberanian dan semangat, integritas dan komitmen. Hati adalah sumber energi dan perasaan mendalam yang menuntut kita belajar, menciptakan kerja sama, memimpin dan melayani"


"Kecerdasan emosi adalah kemampuan merasakan, memahami, dan secara efektik menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi, informasi, koneksi, dan pengaruh yang manusiawi"


STEPHEN R COVEY
"Taburlah gagasan, petiklah perbuatan. Taburlah perbuatan, petiklah kebiasaan. Taburlah kebiasaan, petiklah karakter. Taburlah karakter, petiklah nasib".


F SCOTT FITZGERAL
"Ukuran paling tepat untuk menguji kecerdasan tingkat tinggi adalah kemampuan menyimpan dua gagasan berlawanan dalam pikiran secara bersamaan, namun masih mempunyai kemampuan untuk berfungsi".



~ " Hati adalah sumber keberanian, semangat, integrasi, dan komitmen"

~ " Ada keajaiban didalam pemikiran besar"

~ "Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan otak":
1. Prasangka Negatif
2. Pengaruh Prinsip hidup
3. Pengaruh Pengalaman
4. Pengaruh Kepentingan/prioritas
5. Pengaruh Sudut pandang
6. Pengaruh Pembanding
7. Pengaruh Literatur

Rabu, 13 Agustus 2008

Aku hanya akan hidup hari ini

Jika kita berada di pagi hari, janganlah menunggu sore hari.
Hari inilah yang akan kita jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan kebaikan dan keburukannya, dan bukan juga hari esok yang belum tentu datang.
Hari yang saat ini mataharinya menyinari kita dan siangnya menyapa kita, inilah HARI KITA!

AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI!. Karenanya aku akan menaman dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri!

AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI!. Maka aku akan mengatakan :



Wahai masa lalu!
Yang telah berlalu dan selesai
Tenggelamlah seperti mataharimu
Aku tidak akan pernah menangisi kepergianmu
Dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedikitpun untuk mengingatmu.
Kamu telah pergi meninggalkan kami semua
Pergi....
Dan tak akan pernah kembali!



Wahai masa depan!
Engkau masih dalam kegaiban
Maka, aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan
Dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan
Aku pun tak akan memburu sesuatu yang belum tentu ada
Karena hari esok adalah sesuatu yang belum diciptakan!


Umur kita, mungkin tinggal hari ini. Maka anggaplah masa hidup kita hanya hari ini, atau seakan-akan kita dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini. Dengan begitu, hidup kita tidaka akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan kerap menakutkan.

Pada hari ini pula, sebaiknya kita mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah, kita harus bertekad mempersembahkan kualitas ibadah yang paling baik dan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang Allah berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada kesehatan jiwa dan raga serta perbuatan baik terhadap sesama

Pada hari dimana kita hidup saat inilah sebaiknya kita membagi waktu dengan bijak. Jadikanlah setiap menit laksana ribuan tahun dan setiap detik laksana ratusan bulan. Tanamkanlah kebaikan sebanyak-banyaknya pada hari ini, dan persembahkanlah sesuatu yang paling indah untuk hari ini!

Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian dan kebencian.

Jangan lupa, hendaklah kita goreskan pada dinding dan meja kita satu kalimat HARIMU ADALAH HARI INI!. Karena, bila hari ini kita makan nasi yang harum dan hangat, maka apakah nasi basi yang kita makan kemarin atau nasi yang hangat esok hari (yang belum tentu ada) itu akan merugikan kita?

Jika kita dapat minum air jernih dan segar hari ini, maka mengapa kita harus bersedih atas air asin yang kita minum kemarin atau mengkwatirkan air hambar dan paans esok hari, yang belum tentu terjadi?

Jika kita percaya pada diri sendiri, serta memiliki semangat dan tekad yang kuat, kita akan menundukan diri untuk berpegang pada prinsip : AKU HANYA AKAN HIDUP HARI INI. Prinsip inilah yang akan menyibukkan diri kita setiap detik untuk selalu memperbaiki keadaan, mengembangkan semua potensi dan menyucikan semua amalan.